????????????????????????????????????

Beritajalanan.com, TABANAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Ketua PHDI Kabupaten Tabanan I Wayan Tontra menghadiri Upacara Dewa Yadnya (Karya Agung) Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Tawur Agung, Ngusaba Desa lan Ngusaba Nini, Pedudusan Agung, Menawa Ratna Pura Puseh lan Desa, DP. Batuaji, Kerambitan, Selasa (28/11) kemarin.

Nampak pula pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Tabanan I Wayan Lara, Muspika Kecamatan Kerambitan, dan Bendesa Adat se-Kecamatan Kerambitan serta undangan yang berkenan hadir saat itu.

Karya Agung ini digelar karena telah rampungnya pembangunan fisik dari Pura Puseh lan Desa DP. Batuaji. Dengan total dana penghabisan pembangunan sebesar Rp. 1 Miliar, dan belum termasuk biaya upakara, lapor Prawartaka Karya setempat.

Dilaporkan juga bahwa semua dana yang dipakai dalam pembangunan dan upakara merupakan iuran dari masyarakat pengempon Pura. Yang terdiri dari 4 Banjar Adat, yakni, Banjar Adat Jangkahan, Pelem, Batuaji Kawan, Batuaji Kelod, setidaknya dari keempat Banjar tersebut pengempon berjumlah 375 Kepala Keluarga (KK).

Iuran per KK sebesar Rp. 50 Ribu yang diserahkan secara bertahap dalam wujud Tabungan. Rp. 50 Ribu per bulan selama 2 Tahun. Dan pendanaan juga berasal dari para Donatur, diantaranya Pemkab Tabanan, Masyarakat setempat juga dari Penggalian dana, jelas pihak Prewartaka Karya.

Saat itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti setelah melakukan persembahyangan mengatakan bahwa Karya tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap Pemerintah. Dengan bersatu membangunan Karya telah mencerminkan semangat Gotong-royong yang selama ini didengungkan Pemerintah.

“Saya sangat Apresiasi dan sangat Salut sekali atas apa yang telah ditunjukan masyarakat disini. Karya dengan konsep gotong-royong dan mengutamakan persatuan dan kesatuan akan selalu mendapat Apresiasi dari Pemerintah”, ujar Bupati Eka.

Disamping itu, Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan pikiran yang positif serta rasa yang tulus ikhlas di dalam membangun. Baik itu dalam membangun Parahyangan ataupun Palemahan. Semua harus didasari dengan hati yang tulus ikhlas, pikiran positif serta jangan pernah mengharapkan imbalan, tegas Srikandi Cantik asal Tegeh, Angseri ini.

Selain melakukan persembahyangan, Bupati Eka juga menghaturkan punia sebagai wujud bhakti kehadapan masyarakat Batuaji, yang diterima oleh Prawartaka Karya. Sembari sebelum beranjak, Dirinya juga sempat bercengkrama dengan masyarakat, khususnya Ibu-ibu untuk melakukan sesi photo bersama.(Bijal86)


Fatal error: Uncaught Exception: 12: REST API is deprecated for versions v2.1 and higher (12) thrown in /home/dwitanaya/beritajalanan.com/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273