sumber foto: Net

Beritajalanan.com, BANGLI – Kakek berinisial MN (65) yang tega menggauli cucunya LR (14) hingga hamil empat bulan ini dikenakan sangsi adat desa Tembuku , Bangli.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak desa adat telah menggelar rapat terkait pilaku dari kakek MN. Sangsi tersebut akan dibahas pada Kamis 11 Mei 2017 mendatang.

Kapolsek Tembuku, AKP I Gde Sunjaya Wirya mengatakan, bahwa pihak desa adat setempat tengah khusuk mempersiapkan upacara agama di wilayahnya.

Dia menerangkan bahwa sesuai aturan adat Bali hal itu disebut kasus “Gamya Gemana” atau hubungan suami istri tidak wajar (ibu dengan anak, bapak dengan anak, kakek dan cucunya atau nenek dengan cucunya dan hubungan intim kakak adik sekandung).

Dan hal tersebut dianggap telah mengotori desa adat setempat. Dimana sangsinya pelaku dikenakan menyelenggarakan upacara pecaruan (pembersihan desa) apabila tidak diindahkan akan dilakukan pengucilan atau pengasingan.

“Pihak desa adat mereka masih akan rapat sangsi apa yang pantas diberikan kepada pelaku ini,”jelasnya di Bangli, Minggu (7/5/2017).

Sementara itu proses hukum masih tetap berlanjut. Kasat Reskrim Polres Bangli , AKP Deny Septiawan mengatakan, terkait kasus pencabulan pelaku yang merupakan kakek korban sudah diamankan.

“Pelaku sudah kami amankan. Tersangka telah melanggar pasal 81 ayat 3 UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,”pungkasnya.(Bijal106)


Fatal error: Uncaught Exception: 12: REST API is deprecated for versions v2.1 and higher (12) thrown in /home/dwitanaya/beritajalanan.com/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273